Smadijah: Galeri Sosialisasi Pemilihan Mata Pelajaran Peminatan bagi Wali Murid Kelas X
SMA Khadijah – Smadijah menggelar kegiatan Sosialisasi Pemilihan Mata Pelajaran Peminatan bagi wali murid kelas X (23/5) sebagai upaya mempersiapkan peserta didik dalam menentukan arah studi dan karier di masa depan. Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi antara sekolah dan orang tua untuk memberikan pemahaman mengenai pemilihan peminatan yang akan ditempuh siswa saat memasuki kelas XI.
Kepala SMA Khadijah, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa sistem peminatan yang diterapkan pada tahun ajaran ini masih menggunakan pembagian yang sama seperti tahun sebelumnya karena belum terdapat kebijakan baru dari pemerintah terkait perubahan sistem peminatan di tingkat SMA.
“Tahun ini masih sama penyebutannya dan pembagiannya karena belum ada kebijakan baru. Keputusan ini juga telah melalui berbagai pertimbangan bersama kepala dinas, kepala cabang dinas, pengawas, dan berbagai pihak terkait demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.



Pada sosialisasi tersebut, sekolah menjelaskan bahwa siswa dapat memilih kelompok peminatan IPA Saintek dan Kesehatan maupun IPS Sosial Humaniora (Soshum). Pemilihan peminatan dilakukan sebagai langkah untuk membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya, termasuk dalam menentukan program studi yang akan dipilih saat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Meski demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa peminatan bukanlah pembatas bagi siswa untuk meraih cita-cita yang diinginkan. Kepala sekolah mencontohkan bahwa terdapat siswa dari kelas tahfidz yang memiliki capaian akademik lebih kuat pada bidang IPS, namun tetap berhasil melanjutkan studi ke Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang identik dengan bidang saintek.
“Sekolah tidak ingin menghentikan minat dan cita-cita anak-anak. Peminatan dibuat untuk membantu mereka mengenali potensi dan mempersiapkan diri lebih baik, bukan untuk membatasi pilihan masa depan mereka,” jelasnya.
Selain memberikan arahan terkait peminatan, pihak sekolah juga mendorong siswa untuk aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan pengembangan diri. Menurutnya, dunia pendidikan saat ini tidak hanya melihat prestasi akademik di dalam kelas, tetapi juga menghargai pengalaman, sertifikat, dan berbagai pencapaian yang dimiliki siswa.
“Anak-anak perlu dipacu untuk mengikuti kompetisi dan meraih prestasi. Dunia pendidikan saat ini memberikan apresiasi yang luas terhadap kemampuan siswa, tidak hanya dari hasil pembelajaran di kelas,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Muhammad Zulfa, S.E., M.Pd., memaparkan bahwa proses pemilihan peminatan dilakukan dengan mempertimbangkan minat, bakat, serta kemampuan akademik masing-masing siswa. Orang tua juga diminta mengisi surat pernyataan sebagai bentuk dukungan terhadap pilihan yang akan diambil peserta didik.
Ia menjelaskan bahwa siswa yang naik ke kelas XI nantinya akan ditempatkan sesuai kelompok peminatan yang telah dipilih. Oleh karena itu, proses pengambilan keputusan perlu dilakukan secara matang agar selaras dengan tujuan pendidikan dan persiapan menghadapi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Sementara itu, Guru Bimbingan dan Konseling SMA Khadijah, Mas Fatimatuzzahroh, M.Psi., menjelaskan bahwa sekolah telah melakukan berbagai bentuk pendampingan karier kepada siswa sejak awal mereka memasuki kelas X. Pendampingan tersebut dilakukan melalui layanan konseling, asesmen, angket minat dan bakat, serta pemetaan potensi siswa sebagai dasar dalam menentukan pilihan peminatan dan rencana studi lanjut.
Menurutnya, akhir kelas X menjadi momen penting bagi siswa untuk mulai memikirkan pilihan karier dan jurusan yang sesuai dengan dirinya. Dalam proses konseling, siswa diarahkan untuk mengenal berbagai profesi, program studi, serta peluang karier yang relevan dengan minat dan kemampuan yang dimiliki.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan orang tua pada masa transisi dari SMP ke SMA. Proses penyesuaian diri terhadap lingkungan belajar baru, pola pembelajaran yang berbeda, dan tuntutan akademik yang lebih tinggi perlu diselesaikan dengan baik agar siswa tidak mengalami kebingungan ketika mulai menentukan arah pendidikan dan kariernya.
Dalam menentukan peminatan, siswa perlu mempertimbangkan berbagai aspek, baik secara psikologis maupun akademik. Minat, bakat, kepribadian, motivasi belajar, kemampuan akademik, serta tujuan karier jangka panjang menjadi faktor yang harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
Melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan siswa, SMA Khadijah berkomitmen untuk memberikan pendampingan yang optimal dalam proses pemilihan peminatan. Sekolah juga membuka ruang diskusi bagi wali murid yang ingin berkonsultasi lebih lanjut terkait perkembangan akademik, potensi, maupun perencanaan karier putra-putrinya.
“Kami selalu terbuka untuk berdiskusi dengan orang tua. Harapannya, setiap keputusan yang diambil benar-benar menjadi pilihan terbaik bagi masa depan anak-anak,” pungkas Kepala SMA Khadijah.
Penulis: Anggardha Radhitya
